Rabu, 12 September 2012

Chicharito Bantah Ejek Supporter Costarica

Striker Manchester United, Chicarito dituduh telah mengejek fans Kosta Rika saat membela Meksiko di kualifikasi Piala Dunia 2014. Namun, Chicharito segera membantah tuduhan itu.

Tuduhan ini berawal saat Chicharito berhasil mencetak gol semata wayang kemenangan Meksiko di pertandingan itu. Penyerang 26 tahun ini mencetak gol lewat tandukan kepalanya pada menit 61.

Chicharito langsung melakukan selebrasi dengan menangkupkan telinganya. Aksi itu dianggap mengejek suporter Kosta Rika yang juga hadir di Estadio Guillermo CaƱedo. Namun hal itu dibantah Chicharito.

"Tidak, itu tidak bermaksud apa-apa. Semuanya dalam keadaan tenang di sini," kata Chicharito setelah pertandingan seperti dilansir tribalfootball.

Gol semata wayang Chicharito ini sukses membuat tim Sombrero mengoleksi poin sempurna di Grup B dengan 12 poin. Anak asuh Jose Manuel de la Torre melaju ke babak keempat meskipun masih menyisakan 2 laga di babak ketiga.

Kualifikasi Piala Dunia zona CONCACAF sedang memasuki babak ketiga. Di babak ini terdiri dari 3 grup, juara dan runner-up melaju ke babak keempat. Selain dengan Kosta Rika, Meksiko juga tergabung bersama El Salvador dan Guyana di grup B.

Babak keempat hanya terdiri dari satu grup. Peringkat 1 sampai 3 langsung lolos ke Piala Dunia Brasil. Sedangkan peringkat keempat play-off dengan juara zona Oceania.
read more

Mengenal Gerakan Mexican Wave



Mengenal Gerakan Koreografi Supporter : Mexican Wave.
Bagi sobat yang suka banget lihat sepak bola, pasti tidak asing lagi dengan apa yang disebut dengan Mexican Wave. Ya, Mexican Wave atau gelombang Meksiko adalah salah satu gerakan koreografi Supporter yang berupa gerakan berdiri dan duduk yang dilakukan secara berirama sehingga terlihat seperti gelombang (wave). Gerakan Mexican Wave merupakan gerakan koreografi terpopuler dan dilakukan hampir di semua negara, termasuk Indonesia. Ya, supporter Indonesia pernah melakukannya saat mendukung Timnas melawan Thailand di AFF Suzuki Cup 2010 lalu.
Menurut sumber yang saya dapat, gelombang ini pertama kali dilakukan saat FIFA World Cup 1986 di Meksiko. Itulah kenapa gelombang ini disebut gelombang Meksiko.
Gerakan ini sering dihasilkan oleh supporter yang menyaksikan pertandingan olahraga, terutama sepak bola. Gerakannya cukup sederhana, yaitu berdiri dan mengangkat tangan setinggi-tingginya kemudian duduk, lalu dilanjutkan oleh supporter di seebelahnya, sehingga menghasilkan gerakan gelombang yang lebar dan berkecepatan tetap.
Umumnya gerakan ini searah jarum jam yaitu dari kanan ke kiri. Namun ada juga sebagian yang melakukannya dari kiri ke kanan. Gerakan ini umumnya berkecepatan 12 meter per detik. Wow, cepet banget !!
Menurut penilitian yang dilakukan Farkas dan Viscek pada 2006, gelombang ini umumnya memang berputar searah jarum jam. Dari penilitian tersebt juga dsiimpulkan bahwa cukup 25 orang yang bertindak sebagai pelaku pertama dan akan diikui oleh kelompok supporter di sebelah mereka.
read more

Sitemap





read more